Posted by : Robin Daeli
Minggu, 01 Mei 2016
Mau tahu mana saja pantai terindah itu jika Anda kebetulan berkunjung ke sana?
Pantai
Sorake merupakan salah satu pantai terindah di Pulau Nias, dan terkenal
akan ombaknya yang besar dan tinggi. Bagi wisatawan domestik, mungkin
nama Pantai Sorake terdengar asing. Tapi, untuk para surfer profesional,
pantai ini bagaikan surga.
Setiap tahun, wisatawan dari seluruh
dunia datang ke pantai di Nias Selatan ini, baik untuk ikut
berpartisipasi maupun hanya sekadar menyaksikan kompetisi surfing
tahunan yang disebut Nias Open. Lokasi Pantai Sorake agak terpencil.
Jika Anda ingin berkunjung ke sana, Anda
harus menempuh perjalanan selama 4 jam dari Gunungsitoli, ibu kota
Nias. Tapi justru karena lokasinya yang cukup sulit dijangkau inilah
yang menjadikan keaslian alam Pantai Sorake yang indah tetap terjaga.
Masih
berada di Nias Selatan, masih satu garis pantai dengan Pantai Sorake,
ada Pantai Lagundri yang juga menjadi surga bagi para peselancar tingkat
dunia.
Konon, ombak di Pantai Lagundri hanya
bisa dikalahkan oleh ombak-ombak tinggi milik Kepulauan Hawaii. Jika
Anda ingin menjajal ombak setinggi 6 – 9 meter yang bentuknya sering
disebut sebagai “almond-shaped” yang ada di Pantai Lagundri ini, maka
sebaiknya Anda datang di sekitar bulan April hingga Mei.
- Pantai Moale
Masih
di Nias Selatan, ada Pantai Moale yang mempunyai garis pantai lurus dan
panjang. Meski ombaknya tak sekeren Pantai Sorake maupun Pantai
Lagundri, namun Pantai Moale menyimpan keindahan tersendiri karena
pantainya yang bersih, pasir putihnya yang lembut, dan juga keindahan
hutan koral mangrove-nya.
Apalagi Pantai Moale lebih mudah dicapai
dengan 3 jam perjalanan saja dari Gunungsitoli, atau 2 jam saja dari
Teluk Dalam, menjadikannya salah satu destinasi wisata pantai yang tak
boleh dilewatkan.
- Pantai Pasir Berbisik
Namanya
memang mengingatkan kita akan film Indonesia tahun 2001 yang dibintangi
oleh Christine Hakim dan Dian Sastro, ya? Tapi tentu saja pantai ini
tidak ada kaitannya dengan padang pasir dalam film tersebut.
Pantai Pasir Berbisik berlokasi di
Kabupaten Nias Utara. Pantai ini konon dinamai menurut suara pasir yang
terjadi ketika kita berjalan di atasnya. Pantai ini sangat ramai di hari
Minggu, dan dipenuhi oleh masyarakat setempat.
Uniknya, pantai ini dibatasi oleh
pohon-pohon pinus, dan bukannya oleh pohon kelapa seperti yang biasa
tumbuh di pantai-pantai lain. Pohon-pohon pinus ini sengaja ditanam
untuk menaungi pantai.
- Pantai La’fau
Masih
di Kabupaten Nias Utara, pantai terindah di Pulau Nias berikutnya
adalah Pantai La’fau. Pantai La’fau merupakan pantai berpasir yang
mempunyai garis pantai yang panjang dan sangat mudah dijangkau karena
kedekatannya dengan jalan raya.
Pantai ini terkenal karena ombaknya
tidak besar sehingga aman dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berenang,
bahkan untuk anak-anak. Pemandangan dari Pantai La’fau sangat indah.
Anda akan dapat melihat dengan jelas deretan pulau-pulau di pantai utara
dari pantai ini.
- Pantai Pasir Merah
Pantai ini dikenal karena warna pasirnya yang memerah dan semakin memekat saat matahari terbenam. Pantai ini mempunyai garis pantai sepanjang 2,2 kilometer. Ombak di pantai ini besar tapi tak terlalu besar untuk dipakai berselancar.
- Pantai Tureloto
Tureloto
berlokasi di Nias Utara. Pada setiap Minggu, tak kurang dari ratusan
penduduk setempat datang bersantai ke sini, sekadar untuk makan, minum,
dan berenang. Tureloto dilindungi oleh sebuah gugusan karang yang
membuat ini pantai ini menjadi sangat aman dari ombak-ombak besar.
Ada beberapa hal yang sangat menarik
terdapat di Pantai Tureloto ini. Gempa Nias yang terjadi tahun 2005
telah membentuk kembali formasi geologi yang sangat unik yang membuat
pantai di sebelah barat Pulau Nias menjadi terangkat hingga setinggi
tiga meter, termasuk Pantai Tureloto.
Hal ini mengakibatkan dasar laut
terdangkal di pantai kini hanya sekitar 300 meter saja. Terumbu karang,
yang tadinya berada jauh di dasar laut, kini bisa dinikmati dengan
mudah. Karena itu, jangan lupakan agenda ber-snorkeling jika Anda sempat
mengunjungi pantai ini.
- Pantai Toyolawa
Pantai
Toyolawa terkenal memiliki hamparan pasir pantai yang berwarna putih
dan merah kecoklatan sekaligus, dengan sebagian bercampur dengan
bebatuan kerikil. Berada di sisi paling utara dari garis pantai Nias
Utara, pantai Toyolawa juga merupakan pantai terpanjang dengan total
panjang 8 kilometer.
Uniknya pantai ini, sebagian pantai
berombak besar, sedangkan di sisi lain terlindung dari ombak besar
karena adanya sebuah tanjung berbatu kecil. Di pantai ini juga terdapat
dua bunker peninggalan Jepang, sehingga diduga di sini dulu pernah
dipakai sebagai tempat pendaratan tentara Jepang yang akan masuk ke
daerah Sumatera Utara.
- Pantai Tanayae
Satu
lagi pantai lagi yang tak dapat Anda abaikan, yaitu Pantai Tanayae.
Pantai ini merupakan salah satu pantai yang terindah di kawasan pantai
timur Nias Utara. Terhampar berdampingan dengan pasir yang berwarna
kuning keemasan nan lembut, pantai ini dipagari oleh barisan pohon
kelapa yang teduh.
Pantai sepanjang 800 meter dan 10 sampai
15 meter ini juga merupakan pantai terlindung dari arus kuat atau
gelombang besar Samudera Hindia, sehingga membuatnya menjadi pantai yang
aman untuk berenang.
10. Pantai Sirombu
Pantai
terindah di Pulau Nias berikutnya adalah Pantai Sirombu. Jika Anda
ingin mengunjungi pantai yang tenang dan masih alami, Anda bisa segera
menuju ke Pantai Sirombu. Pantai ini berlokasi di Nias Barat, hanya
menghabiskan waktu tempuh 2 jam saja dari Gunungsitoli dengan kendaraan
roda dua ataupun kendaraan roda empat.
Pantai ini sepi karena ombaknya yang
sangat tenang yang menjadikannya bukan tempat yang tepat untuk bermain
dengan ombak. Tapi justru hal inilah yang menjadikannya cocok sekali
jika ingin dikunjungi bersama keluarga.
- Pantai Asu
Pantai
terindah di Pulau Nias yang terakhir dalam daftar ini adalah Pantai
Asu. Pantai Asu ini sebenarnya berada di Pulau Asu, salah satu pulau di
Kepulauan Hinako. Meski berbeda pulau, namun Pulau Asu masih ada dalam
wilayah administrasi Kabupaten Nias Barat.
Luas pulau ini hanya 18 kilometer
persegi, dan hanya dihuni oleh 28 kepala keluarga. Meski demikian,
banyak wisatawan yang bisa bertahan satu hingga dua bulan di Pulau Asu
karena kenyamanannya.
Selain ombaknya yang juga bisa mencapai
ketinggian 7 meter, dasar lautnya juga menyimpan berbagai jenis terumbu
karang, dan juga beragam jenis ikan. Jika sedang tak ada ombak, Anda
akan puas ber-snorkeling dan kemudian bisa Anda tutup dengan menikmati
sunset.
Nah, itu dia 11 pantai terindah di Pulau Nias yang harus Anda
telusuri lebih jauh. Anda punya rekomendasi pantai terindah di Pulau
Nias yang jangan sampai dilewatkan jika kita berkunjung ke Nias dan
belum masuk di daftar di atas?
Yuk, tambahkan di kolom komen!
Nias Pulau Impian
BalasHapus