Archive for 2017

5 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Membuat Laptop Cepat Rusak

CRONOSAL - Laptop adalah versi minimalis untuk komputer desktop dengan kemampuan mobilitas dan hardware yang rapat. Berkat kelebihan ini laptop cukup banyak diminati, bahkan tak jarang ada yang membeli laptop mahal untuk memenuhi segala kebutuhannya. Sayang, konsumen mengabaikan etika menggunakan laptop dengan benar sehingga masalah kerusakan adalah sesuatu yang lumrah.

Jika kamu memiliki laptop baru, tentunya kamu berharap bisa tahan lama setidaknya dalam hitungan tahun sebelum teknologinya menjadi kurang relevan bagi perkembangan zaman.

Kebiasaan pengguna ternyata memiliki andil besar bagi umur laptop. Berikut ini beberapa kebiasaan pengguna laptop yang tanpa disadari menghancurkan laptop.

5 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Membuat Laptop Cepat Rusak


Main game di laptop sampai terlalu panas


Ketika server sedang ramai, teman banyak yang online, dan ada event bagus di game, rasanya ingin bermain game seharian tanpa henti. Sayangnya laptop tidak seperti komputer yang memiliki sirkulasi udara yang lebih baik. Laptop cenderung mudah panas dan panas inilah yang merusak komponen. Efeknya mengurangi performa hardware, mengurangi efisiensi sistem, pada HDD menyebabkan data corruption, bahkan ada yang mengeluarkan asap.

Sambil bermain game, sebaiknya kamu pantau suhu laptop menggunakan beberapa aplikasi gratis ini. Sehingga ketika sudah mencapai T-junction kamu bisa menghentikan aktivitas.


Mengguncang laptop saat sedang menyala

Mayoritas laptop menggunakan media penyimpanan berjenis piringan magnetik yang berputar alias HDD. Sisi positifnya, harga lebih murah dibanding SSD namun ada unsur mekanik yang bekerja di dalamnya. Jika kamu mengguncang laptop, akan terjadi masalah pada HDD seperti bad sector hingga kehilangan data. Tentu kamu tidak mau file penting kamu hilang, bukan?

Apabila ingin memindahkan laptop, pindahkan secara perlahan layaknya menggendong bayi.

Mengangkat laptop dari layarnya


Engsel antara layar dengan bodi utama laptop sebetulnya sangat rapuh. Di dalamnya terdapat kabel yang menghubungkan layar dengan kartu grafis. Jika bergeser sedikit saja layar laptop bisa berubah warna bahkan tidak menampilkan visual apapun.


Menumpuk laptop dengan beban berat


Saat laptop dilipat maka sisi layar akan menjadi 'tameng' di permukaan atas. Pelajar dan mahasiswa seringkali menumpuk buku pelajaran di atas laptop di kala tidak digunakan. Perlu diketahui layar monitor modern mengusung liquid display yang sangat rentan ketika ditekan. Efek buruknya kamu akan melihat death pixel di layar yang sering tertekan dan tidak bisa diperbaiki, hanya bisa diganti.


Membiarkan komponen dalam laptop dihinggapi debu


Debu menjadi masalah bagi semua perangkat komputer. Debu menghambat sirkulasi udara yang berperan mereduksi panas. Jika kamu merasa laptop mudah panas padahal tidak sedang menjalankan program berat, bisa jadi karena sistem pendingin sudah dipenuhi debu. Kamu bisa bongkar dan membersihkannya dengan blower, namun jika ragu bisa datangi reparasi komputer.

***

Itulah 5 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Membuat Laptop Cepat Rusak, tidak mutlak namun dengan tidak melakukannya kamu sudah mengurangi potensi kerusakan laptop akibat kebiasaan menggunakannya.

5 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Membuat Laptop Cepat Rusak

Posted by : Robin Daeli 0 Comments
40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis

CRONOSAL - Ada dua hal yang tak terbatas, alam semesta dan trial WinRAR. Namun saya tak yakin dengan alam semesta. Jika kamu mencari definisi kata "trial" dalam kamus manapun, semua akan merujuk pada suatu makna yang berarti percobaan sementara waktu. Kata ini juga digunakan dalam lisensi software komputer.

Software trial sejatinya memberikan akses penuh terhadap segala fitur di dalamnya dengan catatan dalam batas waktu tertentu. Setelahnya kamu tidak bisa menggunakan sejumlah fitur atau bahkan tidak bisa memakai seluruhnya.

Tetapi WinRAR boleh dibilang melawan arus.

WinRAR, software arsip dan kompresi ini menuai perbincangan berkat trial abadi.

Meski mereka mengatakan hanya ada 40 hari masa trial, namun anehnya setelah masa tersebut berakhir, semua fitur tetap bisa digunakan normal. Akhirnya hal ini berujung pada asumsi bahwa tak ada orang yang mau membeli WinRAR.

Toh, versi trial pun tetap bisa dipakai.

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis
Sebuah guyonan terkait lisensi WinRAR

Setelah 40 hari menggunakan WinRAR, setiap kali program tersebut dibuka maka akan tampil pesan pop up seperti ini:

Perlu diketahui bahwa WinRAR bukanlah software gratis. Setelah masa percobaan 40 hari Anda harus membeli lisensi atau menghapusnya dari komputer Anda.

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis
Pop Up familiar yang identik dengan WinRAR

Saya cukup yakin bahwa 99% orang akan menekan tombol Close. Sementara 1 persen sisanya mungkin "tak sengaja" menekan tombol lain.

Walau terkesan seperti "diancam" untuk menghapus software setelah trial jika tidak melakukan pembelian, faktanya masa trial seolah tidak pernah berakhir dan membuat kita enggan untuk membeli lisensi.

Lantas mengapa WinRAR seperti ini?

Bukan sebuah bug, developer WinRAR memang sengaja membuat kebijakan seperti ini

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis
This is marketing techniques, dude!

Banyak yang menduga pihak developer tidak memperbaiki bug pada "40 day trial". Namun dugaan ini sangat lemah mengingat WinRAR telah beroperasi 15 tahun, waktu yang terlalu lama bagi developer untuk menyadari adanya bug. Pada halaman License, WinRAR memang sengaja membuat kebijakan seperti itu dalam rangka menunjang teknik penjualan yang mereka usung.

Dengan konsep trial abadi, WinRAR membantu mengurangi angka pembajakan software

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis
CEO WinRAR konsisten dengan kebijakan tersebut sejak pertama kali software dirilis

CEO WinRAR, Burak Canboy mengatakan pembajakan software memang menjadi masalah bagi semua developer. Tetapi dengan kebijakan WinRAR memilih trial abadi membuat pengguna berpikir bahwa software ini gratis dan mencegah mereka mengunduh versi bajakan yang berpotensi disisipkan program berbahaya.

Trial abadi berperan memperatahankan WinRAR memuncaki program arsip kompresi paling banyak dipakai

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis
Software kompresi? Semua orang akan sepakat dengan nama WinRAR

Sejak tahun 2002 lalu WinRAR masih kokoh berada di peringkat pertama sebagai program arsip dan kompresi terpopuler. Hal ini juga akibat dari trial abadi yang membuat orang mengira software ini adalah freeware. Bahkan keberadaan software gratis sejenis 7Zip pun tampaknya tidak terlalu berpengaruh pada elektabilitas WinRAR.

Jika begitu, bagaimana WinRAR memperoleh uang?

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis
I'm rich madafaka!

Apabila kamu membaca kitab General Terms and Conditions for Businessmen, kamu akan menyadari bahwa WinRAR punya peraturan yang mengikat bagi para perusahaan yang menggunakan softwarenya. Setiap perusahaan yang menggunakan WinRAR setelah masa trial berakhir diwajibkan membeli atau menghapus instalasi software.

Tapi ada 7Zip yang gratis, kenapa perusahaan tetap menggunakan WinRAR?

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis

WinRAR memiliki banyak keunggulan dibanding software gratis di luar sana, apalagi dari sisi benchmark. Perusahaan pembeli tidak mungkin hanya membeli satu lisensi, mereka bisa memborong puluhan hingga ratusan lisensi dalam sekali belanja. Dan perlu diketahui, ada cukup banyak perusahaan yang membeli lisensi WinRAR.

Apa pentingnya bagi perusahaan membeli WinRAR? Habis trial masih bisa dipakai kok

Sekali lagi, ada peraturan yang mengikat bagi para perusahaan yang memakai WinRAR. Jika tidak patuh, siap-siap kena tuntutan dan dijatuhi denda yang jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan jika membeli lisensi. Peraturan didesain lebih longgar untuk pengguna rumahan, namun lumayan ketat bagi mereka para pebisnis. Dalam hal ini WinRAR sudah tahu siapa yang berduit dan siapa yang tak mau keluar duit.

Berarti tidak ada home user yang membeli WinRAR?

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis

Tentu saja ada. Terinstal di ratusan juta perangkat, tidak mungkin semuanya bertahan pada trial abadi. Sebagian yang punya prinsip original oriented pasti membeli lisensi asli. Juga pop up yang terus muncul saat aplikasi dibuka memang terasa mengganggu sehingga memancing orang untuk membeli. Di saat yang sama ada saja orang yang tidak sengaja klik membeli dan dengan polosnya melakukan pembayaran. Anyway, who knowns? 😜

Selain dari pembelian lisensi, WinRAR juga dapat uang jajan tambahan dari aplikasi Android

40 day trial winrar, kenapa trial winrar tidak habis, dari mana winrar mendapatkan uang, membeli lisensi winrar, download winrar gratis

Strategi infinity trial berdampak besar bagi popularitas WinRAR. Namanya akan mudah dikenal dimanapun ia ditempatkan. Salah satunya Google Play Store, developer menyediakan versi Android yang sepenuhnya gratis, sementara pendapatan ditopang dari iklan. Ada sekitar 50 - 100 juta instalasi, angka yang lumayan besar bagi sang CEO sekedar untuk jalan-jalan ke luar negeri.

Pada akhirnya kebijakan tersebut otomatis memastikan jumlah download tetap banyak, review terus bertambah, dan rating tak tergoyahkan. Jika 0.1% dari seluruh pengguna WinRAR membeli lisensi, bayangkan berapa tumpuk Dollar yang diterima perusahaan.

So, jangan berpikir bahwa WinRAR miskin pendapatan sebab dengan teknik marketing seperti ini, developer tetap mendapatkan pemasukan secara rutin.

Merasa tercerahkan?
Jangan lupa share artikel ini ke socmed kamu 😃

Referensi:
https://features.en.softonic.com/winrar-5-0-interview-with-ceo-burak-canboy
https://www.quora.com/Why-is-WinRARs-40-day-trial-unlimited#_=_
https://www.quora.com/How-does-WinRar-make-money#_=_
https://www.quora.com/How-many-people-have-paid-for-WinRAR

Mengungkap Rahasia di Balik Trial Abadi WinRAR dan Cara Mereka Mendapatkan Uang

Posted by : Robin Daeli 0 Comments
Jakarta - Bidikonline.com - 
Nias Selatan 130 tahun silam. Pemburu kepala bergentayangan siap menebas leher siapa saja yang dianggap membahayakan keamanan kampung. Mereka memang berasal dari suku-suku yang memiliki tradisi berburu kepala manusia.

Keahlian perang suku-suku pemburu kepala ini begitu mengagumkan. Bahkan penjajah Belanda tidak pernah berhasil menundukkan mereka. Tapi siapa sangka Elio Modigliani mampu menjelajahi seantero Nias Selatan. Ditemani 4 pemburu sewaan dari Pulau Jawa, dia berkeliling dari satu desa ke desa lain di Nias Selatan dan berhasil keluar dari sana dalam keadaan selamat.

Elio Modigliani adalah seorang penjelajah dan ilmuwan asal Florence, Italia. Ia menjelajahi Nias Selatan dari April-September 1886. Selama itu, dia berhasil mendokumentasikan berbagai aspek kehidupan dan budaya Nias ke dalam buku berjudul Viaggio o Nias (Perjalanan ke Nias) yang dipublikasikan tahun 1890, sekembalinya dia ke Italia.

Tulisan Modigliani menceritakan setiap aspek budaya Nias dengan deskripsi terperinci, mulai dari seni kerajinan tangan, legenda, lagu-lagu, teknik peperangan, pengobatan tradisional, dan lain-lain. Lebih dari seratus tahun, sumber pengetahuan yang sangat berharga ini terkubur di perpustakaan Italia. Orang Indonesia dan Nias sendiri tidak tahu ke mana budaya tersebut menghilang.

Namun bukan hanya sekadar kenangan yang berhasi Elio bukukan, tercatat dia juga membawa koleksi luar biasa berupa hasil kerajinan Nias, senjata, tumbuhan, hewan, dan 26 tengkorak manusia yang diperolehnya dari para pemburu kepala. Semua koleksi tersebut menjadi benda yang sangat berharga bagi Museum Nasional Antropologi dan Etnografi di Florence, Italia.

130 tahun berlalu sudah. Nun jauh di Italia sana, Vanni Puccioni merupakan cucu Direktur Museum Nasional Antropologi dan Etnografi yang memamerkan hasil petualangan Elio Modigliani di Nias Selatan. Ketika Pulau Nias dilanda gempa dan tsunami pada Desember 2004, Vanni yang bekerja sebagai pegawai di Pemerintah Daerah Tuscany, datang ke Indonesia untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna membantu Pulau Nias.

Suatu kebetulan, selama berada di Pulau Nias, Vanni diberi buku penjelajahan Elio Modigliani dari Pastor Johannes dari Ordo Kapusin. Vanni pun akhirnya tertarik melakukan penelitian lebih dalam mengenai perjalanan Elio.

"Mengeksplorasi Nias pada tahun 1886 bersama Modigliani, saya dapat mengenal dan memahami jiwa dan rahasianya, sekaligus menemukan beberapa tanda tanya baru, mengapa para pemburu kepala Nias tidak membunuh atau merampas semua barang bawaan Mogliani, terutama persenjataan yang sangat mereka inginkan?" ujar Vanni.

Terdorong hasrat memecahkan misteri keberhasilan Elio keluar dari Nias Selatan dalam keadaan hidup, Vanni kemudian menelusuri jejak sang petualang dengan mencari keturunan raja dan para prajurit di desa-desa yang dahulu dikunjungi Elio bersama 4 pemburu bayarannya.

Hasil penelitian Vanni kemudian dibukukan dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, dan kini ke dalam bahasa Indonesia. Buku ini menjadi sangat penting karena dapat mendeskripsikan kehidupan penduduk Pulau Nias pada akhir abad ke-19, sekaligus menjadi kunci untuk memahami dasar mentalitas dan cara berpikir mereka.

Buku setebal 376 halaman karya Vanni Puccioni diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama dengan judul "Tanah Para Pendekar: Petualangan Elio Modigliani di Nias Selatan Tahun 1886."

Buku tersebut baru saja diluncurkan di Auditorium Istituto Italiano di Cultura (IIC), Jl. HOS Cokroaminoto 117, Menteng, Selasa (6/12/2016) kemarin. Beberapa tokoh masyarakat Nias, termasuk Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly tampak hadir dalam peluncuran buku ini. "Nias tanahku sangat kaya akan budaya," kata Yasonna sambil menuturkan kebiasaan prajurit Nias memenggal kepala orang hanyalah kisah masa lalu yang sudah tidak terjadi lagi di masa sekarang.

Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandali, yang hadir dalam peluncuran menuturkan, keberhasilan Elio Modigliani di Nias Selatan yang dipenuhi ancaman suku pemburu kepala, menunjukkan keberhasilannya dalam memahami keberagaman.

Sementara menurut Vanni Puccioni, Elio Modigliani tidak pernah lagi menginjakkan kaki ke Pulau Nias, tetapi dia melanjutkan petualangan dengan menyusuri wilayah Sumatera Utara lainnya, terutama di pedalaman Batak dan Pulau Enggano.

Pada 1892 dan 1894, ujar Vanni, Elio Modigliani kembali menerbitkan buku berjudul Tra i libri Batacchi (Di Antara Suku Batak yang Bebas) dan Lisolla delle donne (Pulau Para Perempuan).

"Meski akhir hayat Modigliani di Florence, Italia, tetapi hatinya selalu tertambat di Nias," kata Vanni.(Sn)

Tanah Para Pendekar

Posted by : Robin Daeli 0 Comments
►

- Copyright © Mathaladju Ono Niha - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -